Tips ningkatin CPC dong Hu kira² penempatan ads baiknya seperti apa dan apa Theme juga mempengaruhi?…

Tips ningkatin CPC dong Hu kira² penempatan ads baiknya seperti apa dan apa Theme juga mempengaruhi? Niche blog ane Tentang Loker Terimakasih. 🙏


Source

3 comments

  1. Saya pernah baca beberapa testimoni di forum2 diskusi IM soal CPC niche lokal (non bule) yang gede, konon > $0,1. Tapi testimoni2 itu hanya sebatas 1-2 patah kata doang sih. Kalau pun ada screenshot, tidak berkelanjutan, misal dari tanggal sekian sampai sekian. Jadi boleh dibilang data sample-nya tidak/kurang komprehensif.

    Saya sendiri termasuk yang skeptis bahwa advertiser2 Indo berani ngasih CPC gede untuk campaign2 mereka yang running di Adwords, paling $0,02-0,08. Mungkin ada pengiklan yang pasang bid gede untuk niche tertentu, tapi jumlahnya sangat sedikit. Mereka memang ada, tapi bukan bagian dari data komprehensif yang saya sebut di atas.

    Melihat dari perspektif advertiser, ini yang sering dilupakan oleh banyak publisher. Sering mengira duit yang dipakai untuk menggaji publisher adalah duitnya Google. Hampir semua publisher ingin CPC yang gede, termasuk saya tentunya. Tapi kadang lupa untuk dapat CPC gede itu advertiser alias pengiklan juga harus berani pasang bidding gede2.

    Kalau ekosistem Google Ads (Adwords, AdSense & Ad Exchange) di tanah air saat ini memang bermain di CPC yang relatif rendah dibanding pasar luar, ya setahu saya sih tidak bisa diakalin lagi. Pertanyaan cara naikin CPC itu secara tidak langsung mirip2 dengan pertanyaan bagaimana bikin pengiklan di Google Ads Makin bangkrut.

    Selain itu, saya kok juga ragu bahwa niche sekarang ini punya peranan penting dalam menentukan CPC. Pasalnya, personalized ads kayaknya bakal terus menggerus contextual ads. Itu di gambar yang saya sertakan, ada berbandingan antara personalized ads vs contextual ads di salah satu blog saya selama 30 hari terakhir.

    Di zaman “serba terhubung” seperti sekarang ini, saya, anda, dan mungkin masih banyak lagi orang yang tidak sadar telah jadi produk/komoditas. Tidak perlu berkunjung ke situs2 berniche tertentu untuk mendapat suguhan iklan dengan tema tertentu. Jadi, jargon populer “main saja niche XXX, nanti CPC-nya guede” tidak relevan lagi.

    Lalu kalau memang seperti itu, yakni kondisi yang tidak bisa diakal2in lagi, solusinya gimana dong? Simpel, naikin aja trafiknya. Dengan fokus naikin trafik, maka akan terhindar juga dari aktivitas ngulik2 yang tidak produktif. Contohnya nyobain niche dan placement aneh2 yang tak jarang malah bikin lupa posting2.

    CMIIW

  2. Solusi kedua adalah naikin CTR dengan nyontek blog2 MFA (made for AdSense) yang biasanya pakai theme super simpel sehingga membatasi visitor untuk melakukan aksi2 lain “non klik iklan”. Aksi2 lain itu seperti klik artikel terkait, terpopuler, inline related, socmed button, tag link, category link, author link, breadcrumb dll. Sederhananya, link/navigasi yang tidak berorientasi $$$ dipangkas.

    Semakin banyak visitor melakukan aksi/klik tambahan di sebuah web, biasanya akan “mengkanibal” aksi lain yang lebih worth it (earning minded), misal aksi klik beli (di toko online) atau aksi klik iklan (di blog Adsense). KECUALI pada niche2 khusus yang tipikal visitornya doyan berlama2 di sebuah web ya, misal niche2 hobi.

    Bisa ditarik ke awal alias mundur ke belakang lagi. Apa sih Google AdSense itu? Bagaimana model/cara kerjanya hingga publisher/pemilik web bisa dapat duit. Jawabannya adalah pay-per-click (PPC). Iklan pay-per-mille (PPM) di Adsense memang ada, tapi setahu saya hingga kini belum terlalu dominan dibanding PPC.

    Nah, “klik” itu adalah aksi yang bisa mendatangkan earning, sementara navigasi/link juga butuh aksi klik. Ketika dua buah link, banner, atau video navigasi dan Adsense mengejar hal yang sama (klik), sementara “angka psikologis” jumlah klik visitor niche tertentu (misal) hanya 2-3 kali per web (bukan page), maka si Adsense dan si navigasi/link tidak selalu mendapat 2-3 klik itu.

    Jika memang ngebet pengen dapat banyak klik iklan di web-nya, meniru web MFA bisa jadi solusi. Saya sendiri tidak meniru mereka, malah sebaliknya, blog2 saya terlalu banyak navigasi. Maka itu, ketika selama ini hanya dapat CTR 0,5-1% saja saya sudah cukup puas, tidak iri atau tergoda dengan kawan2 blogger lain yang CTR-nya > 2% atau bahkan > 5%.

    CMIIW

Leave a comment

Your email address will not be published.