#tanya #ask…

#tanya #ask
di sini ada yang udah ga awam lagi main afiliasi seperti clickbank gitu?

menurut suhu sendiri enaknya main afiliasi kayak clickbank, amazon
atau
iklan2 biasa (cpm) kayak Propeler, Adsterra, dll

kekurangan dan kelebihannya ada dimana?

sharing donk suhu

Source

4 comments

  1. Tergantung konten sih ka.. kalau main afiliasi seperti Amazon susahnya harus konten bule, konferensi pembelian untuk web kecil juga sangat susah ka… jarang yang mau klik link afiliasi… kalau nggak tau bagaimana cara promo di sosmed berat.. harus selalu update konten yang membahas promo di Amazon

  2. Mudah aja gan, kalo traffik lu bnyk konversi mending affilate saja, tapi kalo jenis traffiknya dikit konversinya maen cpn saja.
    Sekarang tugasmu tinggal cari tahu apa konversinya bagus, dan cari tahu iklan apa sih yg related dengan jenis traffik yg dimiliki. Lu bisa cek dari usia rata2,cowo cewe, mboile apa pc, dan konten kategorinya apa.

  3. Pemain affiliate itu biasanya benar2 “kerja cerdas” banget, tidak terlalu ngoyo kudu dapet traffic banyak lantaran demografi visitor yang dikejar benar2 yang high conversion traffic. Ngga hanya pemain affiliate sih yang gitu, pemain CPC/CPM untuk target visitor bule yang ber-CPC/CPM tinggi pun juga bisa dibilang pada “kerja cerdas”. Ketika mendapati fenomena seperti itu, kudu hati-hati menyikapinya, seperti sering saya tulis juga:

    “… Beberapa orang bilang “kerja cerdas” itu ketika artikel cuma puluhan tapi bisa dapet traffic ribuan atau puluhan ribu per hari. Atau kalau dalam kasus publisher iklan, kerja cerdas itu ketika traffic ratusan doang tapi earning bisa puluhan/ratusan dolar per hari. Katanya, “kita itu nyari earning, bukan nyari traffic”. Maka itu, para pemain niche lokal atau publisher Google Ads (Adsense + AdX) yang CPC dan CPM-nya minim tak jarang dapat stigma kurang cerdas.

    Saya tidak melihat pendapat di atas itu benar atau salah. Saya hanya tidak mengamini pendapat itu dalam “jalan blogging” saya. Ketika blog2 saya misal artikelnya sudah 3-4K, lalu traffic-nya ya cuma sama seperti jumlah artikelnya, tetap bersyukur. Paling penting di mata saya itu nyaman ketika menjalani proses produksi kontennya. Mau sehari 10 artikel, seminggu 1 artikel, atau sebulan sekali bikin artikelnya, selama itu nyaman dan ada progres nyata ya disyukuri.

    Kudu hati2 menyikapinya ketika entah dengan sengaja atau tanpa sengaja mendapati postingan penghasilan yang WOW banget dari para mastah serta betapa efisiennya kerja yang mereka lakukan. Bahkan tutup telinga kanan dan kiri kadang jadi langkah yang bijak kalau punya bawaan sifat gampang tergoda/penasaran. Soalnya, pemandangan earning para mastah yang menggunung bisa bikin lupa diri, alih2 termotivasi.

    Setiap mendapati earning para mastah yang WOW banget itu, rasanya ingin langsung saja mengekor metode atau aliran monetize yang mereka pakai agar earning-nya bisa meroket seperti mereka juga. Padahal bisa jadi ritme blogging atau make money online yang saat ini sedang ditekuni jalan baik2 saja alias terlihat progres nyatanya, meski penghasilannya tidak/belum menggunung seperti para mastah tersebut.

    Misal awalnya sudah dapet penghasilan yang baik dengan bermain niche lokal, lalu malah tergoda niche manca/bule yang dimainkan para mastah. Kemudian praktik sendiri main niche2 bule tersebut. Eh setelah praktik malah tak kunjung menggunung hasilnya, entah kurang berbakat di situ atau belum jodohnya dengan niche bule. Aset/blog lokal yang terlantar gegara fokus blog bule earning-nya pun turun. Bukannya nambah untung malah jadi buntung, kan.

    Eh, ini self reminder juga ya buat saya. Walau di atas saya bilang selalu berusaha bersyukur, sesekali waktu ya jujur saja sempet kepikiran atau tergoda nyoba ini, itu, dll. ngikutin para mastah. Kali aja ada kawan2 lain di sini yang mirip2 dengan saya *salaman. Diingat-ingat saja peribahasa “rumput tetangga selalu lebih hijau” atau kalau orang Jawa, ada ungkapan “wangsinawang” atau “sawang sinawang”. Para bule sendiri juga sering bilang gini, “if it ain’t broke, don’t fix it”. …”

Leave a comment

Your email address will not be published.