#tanya…

#tanya

Ada yg pernah ikutan google partner adsene gak gan.. sharing keuntungan dan kerugiannya

Kebetulan ada yg nawarin dari propsid

Source

3 comments

  1. *salaman, saya juga pakai ProPS 🤝

    Kalau trafiknya aman untuk semua umur dan juga kontennya legal alias tidak melanggar hukum, menurut saya kok paling gurih tetap Adsense, disempurnakan dengan Ad Exchange/AdX yang juga sama2 produk Google Ads. Tapi bukankah untuk dapat akses atau daftar Ad Exchange itu sangat2 susah, hanya web2 besar dengan puluhan juta impresi per bulan yang bisa gabung? Tenang saja, kita bisa memanfaatkan Google Certified Publishing Partner sematjam Adop, Geniee, AdAsia, ProPS, Ezoic, Monetizemore, dll.

    Manfaat bergabung dengan Google Certified Publishing Partner adalah akses menggunakan iklan dari Ad Exchange (AdX) atau sering disebut orang2 dengan Adsense Premium yang biasa dipakai oleh para web/publisher “kelas Dewa”. Kalau traffic atau performa impresi di akun Adsense-nya sudah gila2an (>10jt/bulan) sih ngga perlu daftar gituan, biasanya langsung dikontak oleh Google. Bakal ditawari seorang account manager untuk akun Adsense-nya serta diberi akses monetize dengan Ad Exchange (CPM-based).

    Bagi yang traffic-nya masih sedang2 saja seperti blog2 saya dan beberapa publisher lain yang senasib *salaman bray, gabung Google Certified Publishing Partner adalah jalan pintas agar dapat akses Ad Exchange. Saya sendiri saat ini joinan dengan ProPS, tepatnya jadi child publisher dari akun AdX mereka, hasilnya sejauh ini memuaskan. Siapa tahu juga gara2 gabung mereka, saya jadi ke-notice pihak Google Ads dan kelak bisa dikontak Google ketika impresi iklan dari blog2 saya makin naik *ngarep cuy.

    Satu poin penting yang sering dilewatkan para blogger lokal pada layanan2 sematjam Adop, Geniee, AdAsia, ProPS, dll ya itu, akses ke AdX. Kebanyakan orang terlanjur menghujat Adop dan kawan2nnya karena dianggap tidak bisa menaikan CPC Adsense mereka, namun malah numpang makan (motong) sebagian earning klien/publisher-nya. Seperti diketahui, Google Certified Publishing Partner itu sering menjanjikan CPC (Adsense) dan CTR bakal dibantu2 agar naik, eh nyatanya atau seringnya tidak.

    Saya sih dari awal mengabaikan janji manis mereka soal naikin CTR, CPC, dan sematjamnya. Soalnya yang saya inginkan saat gabung atau menerima tawaran dari mereka cuma akses AdX, dimana hal itu tidak/belum bisa saya dapatkan sendiri dengan jumlah traffic blog2 sekarang. Oiya, di atas lupa bilang, mereka biasanya punya syarat2 yang relatif ketat juga, tapi tenang saja, bukan jumlah traffic, tapi lebih ke konten dan (kayaknya) tampilan web. Setahu saya, PV 200-300K per bulan saja bisa daftar gitu2an.

    Soal potongan atau bagi hasil dengan mereka seperti apa? Ada beberapa model/metode kerja sama. Model pertama, kita tinggal pakai tag/script iklan dari mereka, jadi kita serahkan akun Adsense kita untuk dikelola mereka. Metode ini biasanya dapat potongan atau “dipalak” 2 kali. Pertama di level akun Adsense kita, terpotong antara 10-20% (beda2 kebijakan), lalu potongan kedua sebesar 20% di pendapatan AdX. Sisi positif dari metode ini adalah kita tidak perlu ribet2 setup sendiri settingan matjam2 di Ad Manager (dulu DFP) kita.

    Metode kedua, kita pakai akun Ad Manager sendiri alias tag/script iklan adalah dari Ad Manager kita yang telah dikoneksikan (jadi child publisher) akun AdX mereka. Pada model kerja sama ini, pendapatan kita hanya terpotong 20%, yakni hanya di pendapatan AdX. Akun Adsense kita tak tersentuh oleh mereka, konsekuensinya, setup/skenario impresi iklan2 AdX kita sendiri yang setting di Ad Manager kita. Kalau ngga salah masih ada beberapa model kerja sama lain2 lagi, tapi secara garis besar ya dua itu.

  2. Wah maksih banget gan penjelasannya tadi sihbsaya di tawarin yg nomor 2 jadi penghasilan adsene tetal milik saya hanya 20% potongan dari adx

  3. Adop, Geniee, AdAsia, ProPS, Ezoic, Monetizemore, dll. itu aman Mas Miftahul Munib. ProPS ini malah kalau dari pengalaman saya yang terbaik di antara yang lain. Pertama karena minimum PO-nya kecil, 200 ribuan saja (dulu malah tanpa minimum2an). Kedua, NET-20 sampai NET-30, tidak perlu nunggu sampai 45-60 harian (misal AdAsia itu NET-60) untuk gajian. Ketiga, tidak perlu bikin invoice2-an sendiri lalu dikirim ke mereka untuk nagih bayaran.

Leave a comment

Your email address will not be published.