Sore Friday gans!…


Sore Friday gans!

Mau sharing tentang backup yang belakangan jadi sangat penting. 👍

Fokus untuk backup mandiri ya, diluar backup yang disediakan provider hosting dengan ketentuannya masing masing.

Part 1 Khusus untuk WordPress! (Shared Hosting)

Sebelum memulai, ingat, ini membutuhkan biaya tambahan. Sangat worth mengingat data kalian bisa jadi sangat penting.
Berapa dana? untuk apa? Google One/Google Drive.
2TB nya hanya sekitar 135rb/bulan. ada yang 1TB – 100GB juga ada
Mau pakai yang free nya dulu juga silahkan 😀

1. Pasti sudah pada tau plugin Updraft, jika belum langsung install dan setting untuk terhubung ke storage pihak ketiga, dalam case ini Google drive.

Updraft ini mendukung banyak provider dan metode, mulai dari Google drive, FTP, S3 compatible (digital ocean Space atau linode object storage)

Metodenya banyak, pilihannya banyak, tinggal mau dijalankan! 😀

Caranya gan? cek tutor dimarih lengkapnya untuk backup dan restore dari Updraft plugin
https://jto.us/backupwp

2. Pakai metode backup manual. ini perlu ketelatenan dan rutin untuk ambil backup. Triknya, set reminder di hp untuk download backup file atau database.

ada 2 cara nih. login langsung ke cpanel, klik backup dan seterusnya, atau bisa pakai wget 😀
cek ke panduan kita, ada panduannya.

Part 2! Untuk pengguna VPS / Dedicated Server (general, bisa wordpress atau apps website lainnya) yang punya akses ssh.

Banyak metode auto backup untuk VPS ini. Berikut listnya (jangan lupa di buat cron! )
1. Backup via Updraft seperti cara di atas.

2. Aktifkan fitur snapshot di vps. setiap penyedia perbeda, pastikan tanya dahulu ke penyedia vps nya.

3. Backup dengan gunakan menggunakan Rclone. apa saja fiturnya? Buanyak, backup+encrypt, mirror, dll. cek di https://rclone.org/ mendukung banyak provider cloud termasuk google drive

3. Backup ke google drive (alternative) via ssh https://github.com/prasmussen/gdrive

4. Buat mirror VPS. jalankan dengan tools lsyncd (ini rsync versi daemon) https://github.com/lsyncd/lsyncd
note : ini mirror, bukan backup! Artinya jika ada file yang tidak sengaja terhapus di vps, maka di vps mirror akan ikut terhapus.

5. Databasenya gimana? Tenang! Buat cron dump juga, jadi saat backup ikut masuk terbackup filenya. biar mudah cara buat cron pakai : https://crontab.guru/

command backup sekitaran ini :
# mysqldump -u Username -p namadb > namadb.sql

Selain itu? kalo ada dana lebih, buat VPS setup replica untuk mysql nya. Mode Master – Slave. panduan? banyak bertebaran, tapi perlu hati-hati saat konfigurasi. Backup backup backup!

Ada masukan lain? 🙂

Sekian dulu sharing kali ini. Semoga aman semua! cheers 💪🏻
jika ada salah informasi mohon di ralat ya!

#backup


Source

1 comment

Leave a comment

Your email address will not be published.