Pakai WP itu memang asyik dan sangat membantu mempermudah kerjaan kita di dunia blogging. Sayangnya,…


Pakai WP itu memang asyik dan sangat membantu mempermudah kerjaan kita di dunia blogging. Sayangnya, biaya perawatannya tidak murah. Karena tidak hanya buat bayar hosting + domain. Tapi juga buat theme, plugin, add on, dll. Dan parahnya lagi… buat onderdil web ini pembiayaannya tidak hanya saat beli saja, tapi hampir semuanya perlu bayar secara rutin tiap tahun..

Apalagi wp itu termasuk platform blogger yang paling rajin update. Sehingga semua unsur pendukung adanya sebuah web, seperti theme, plugin, add on, dll. Juga wajib ikutan update kalau ndak ingin webnya crash bin error.

Kondisi yang begini ini nih… yang bikin biaya jadi mahal…

Nah.. buat para webmastah, monggo berlomba bikin script PHP website yang mantap, evergreen, dan gak perlu sering update.

Bikin web dengan berbagai Niche, misalnya : Toko Online, LandingPage, Blog Adsense, web membership, web affiliasi, web eCourse, dll..

Mungkin itu bisa jadi solusi buat para blogger dalam menghemat budget tahunan.

Yah… kita semua memang suka belanja.. tapi kita semua juga gak bakalan suka jika diperas untuk bayar tiap tahun, apapun alasannya.

Bagaimana menurut anda?

Source

26 comments

  1. Ga bisa, bahkan php aja sering update yang saat ini sudah mencapai versi 8.
    Biaya besar ? Ga lah, kalau pake wp malah budgetnya bisa ditekan drastis, kenapa ? Karna wp itu open source dan free.

  2. saya menggunakan semua jenis web, baik itu wordpress, blogspot dan develop sendiri.
    hasilnya wordpress lebih unggul dalam segi optimasi seo dibanding blogspot, tapi wordpress masih kalah sama web hasil develop sendiri termasuk dalam segi keamanan.
    disesuaikan sesuai kebutuhan saja, misal kebutuhan akan keamanan bisa develop sendiri atau pakai blogspot jangan pakai wp yg umumnya cms komersil.

  3. Bahasamu diperas! astagaa udh tinggal pake perbulan palingan gede 30k bayar host, domain 10K / bulan masih suruh gratis.. oalah manusia subsidi angel wes angel

  4. Kalau membaca TS nulis “mempermudah kerjaan kita di dunia blogging”, saya artikan blogging yang dimaksudkan tersebut hanya aktivitas nulis2 atau sekadar blog artikel (CMIIW), sama seperti aktivitas saya. Sependek pengalaman saya, web/blog artikel itu sebenarnya tidak perlu fitur aneh2 nan ajaib lho, beberapa plugin atau theme gratisan pun sudah lebih dari cukup. Biaya blogging saya medio 2009-2014 silam hanya Rp300/tahun, konkretnya hosting 200 + domain 100 di Dracoola.

    Terus kalau sekarang biaya blogging-nya berapa? Masih relatif sama dari sisi theme dan plugin, nol rupiah. Saya pakai theme gratis Basic-nya Themify (https://themify.me/themes/basic). Sementara untuk plugin, saya tidak pakai plugin. Kebetulan saya “selo”, jadi ada waktu untuk Googling2 nyari contekan script dari plugin/fungsi/fitur yang diinginkan. Kalau dari pengalaman saya yang cuma modal Googling2, hampir semua tutorial oprek2 segala fitur/fungsi WP di Google ada.

    Dengan cara di atas, banyak fitur blog saya kini jalan tanpa plugin. Mulai dari “baca juga” (random post) tengah konten, related post bawah konten, popular post sidebar, breadcrumb, AMP Page, XML Sitemap, Schema (+ di AMP), advertorial di loop/index, minify, lazy load, resource hints (Preload + Preconnect), on-the-fly image manipulation (query arguments), SVG Path untuk logo/pernak-pernik, hingga “numpang CDN” di Cloudflare tanpa perlu domain utama ada di CF, dll.

    Fitur2 yang saya sebutkan di atas terbilang standar atau biasanya ada di theme atau plugin gratisan. Soalnya dulu fitur2 di atas kebanyakan juga dari plugin gratisan, sebelum saya gantikan (hapus) satu2 setelah Googling2 “[fitur/fungsi yang diinginkan] without plugin” lalu ketemu. Kembali ke pembahasan awal, sekali lagi ini dari pengalaman saya saja ya, di orang lain bisa saja berbeda, bahwa untuk bermain di blog2 artikel, pengeluaran yang disiapkan cukup di domain + hosting saja.

  5. Untung nya ane numpang di hosting desa, soal nya saya build 3 web desa ( termasuk desa saya ) jadi saya tinggal cari biaya untuk domain + theme + beberapa plugin aja 😁

  6. Gini mas,
    nda perlu mikir ribet2

    kembali lagi ke tujuan & kebutuhan bloggingnya apa.
    kalau blogging cm untuk hobi & mencurahkan perasaan pakai yg free seperti wordpress.com atau blogspot aja cukup.

    Kalau untuk bisnis & komersial (ga cm soal web, tp bisa diterapkan di bnyk hal) itungan sederhana mahal murahnya gini :

    Jika invest & develop < Profit yg didapatkan = Lanjut Jalanin aja Jika invest & develop > Profit yg didapatkan ( alias boncos ) = cari penyebab lalu perbaiki sampai profit, atau tinggalkan.

    Mahal itu Relatif.

    Soal Update, teknologi,security dll memang selalu berkembang supaya lebih mudah, lebih aman dll
    kalau ga update ya ketinggalan & tersingkir.
    Sebagian developer jg biasanya tidak menarik biaya untuk update πŸ™‚

  7. πŸ˜‚ ngakak so hard Om,
    paling ngakak bagian ” ..gak perlu sering update..

    “.. saya 4 tahun senior database administrator di lembaga keuangan dengan datacenter Kuningan, Jakarta, JSX, Jakarta Stock Exchange yg sekarang udah merger menjadi Indonesia Exchange.

    Sampeyan mau tahu seberapa keradnya hacker, cracker nembusin firewall?! Sampeyan mau tahu kalo satu aja bugs bisa ditembus sama aja mengorbankan harga minyak di Indonesia dan kami bisa dimakiΒ² gegara saham anjlok hanya hal yg paling konyol, minor algoritma yg nembus firewall?!

    2011 saya bangun web google news TANPA theme dan plugins premium, domain NameSilo, hosting 3 tahun pertama VPS HostGator s/d 2014 move dedicated Vultr ($60/bulan), tentunya berani scale-up karena udah ada income bulanan buat backup-nya,
    gak perlu saya jelasin berapa pengeluaran dan income dari webΒ² news yang saya bangun.
    tapi gak siaΒ², beberapa web news dengan rating ngiler paling tinggi terjual dengan harga hampir 500 juta.
    Too good to be true?!
    dan masih ada beberapa assets digital yg terjual diatas seratusan juta.

    silahkan lihat videonya, bagaimana saya bisa membangun branding profesionalisme hingga income dengan free platform opensourceWordPresss tanpa perlu membeli premium theme, premium plugins.

    Bahkan saya nggak tergantung income dari Google AdSense

    Yang seangkatan saya, pasti tahu siapa Brian Gardner? iya belio panutan saya dalam development theme khususnya https://www.facebook.com/groups/wp.indonesia/permalink/3197229413653494/

  8. wordpress sama whatsapp, kalo dari whatsapp bisa pindah ke signal, telegram atau bip, kenapa gak bisa dari wp ke blogspot.
    ane pake blogspot, bebas biaya, duit masuk. kalo keren sih keren wp.

    tapi bayangin aja kalo hp iphone gak punya kuota bahkab kartu sim aja gak punya πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

  9. Seru nih bahasan nya πŸ˜€

    Kalo niatnya untuk memberi solusi agar tdk memberatkan, lebih baik sarankan pake yang gratisan mas.

    Soal tools pro ada yang harus bayar tahunan ya mesti dilihat dari sudut developer.

    Mereka tentu perlu biaya untuk operasional yang berkelanjutan apalagi kalo developer nya sdh cukup besar dan memiliki tim.

    Begitulah kura2 menurut saya πŸ˜€

  10. Mantap… Gaskeun.. lomba buat platform kayak wordpress punya template niche beda2.. plugin pendukung bertebaran…versi indonesiapunya… Sayangnya gk semudah membalikkan telapak tangan..πŸ˜‚πŸ˜‚ tpi gapapa.. trobos ajalah anyingπŸ˜‚πŸ‘πŸ‘πŸ‘

Leave a comment

Your email address will not be published.