Ini fakta ya ? Pasang AMP pendapatan menurun? Ngerasain soalnya……

Ini fakta ya ? Pasang AMP pendapatan menurun? Ngerasain soalnya…


Source

4 comments

  1. Berbicara tentang performa AMP ads atau iklan yang ada di laman AMP, di platform iklan apa pun lazimnya memang lebih rendah ketimbang non-AMP. Jadi malah tidak sesuai dengan klaim atau yang dijanjikan Google dalam propaganda selama ini. Kenapa bisa begitu? Saya melihatnya ini terjadi lantaran variasi unit AMP saat ini masih kalah jauh ketimbang non-AMP, sehingga fill rate akan selalu di belakang unit non-AMP.

    Saya sertakan contoh fill rate + eCPM unit/slot iklan blog saya. Bisa dilihat fill rate unit AMP selalu ketinggalan di slot2 iklan utama alias dalam konten (top, mid, bot) yang identik placement-nya antara versi AMP dan non-AMP. Pengecualian di unit “loop”, itu karena unit2 “archive-type page” tidak saya bikin identik placement-nya. Sehingga pada unit2 dengan nama sama/setara, sebenarnya tidak se-identik formasi unit2 di single/konten (top, mid, bot).

    Kalau untuk eCPM-nya tidak ada persoalan ya, seragam semua bahwa AMP-nya kalah, kalah, dan kalah. Jika kondisinya seperti itu, kok masih bertahan dengan AMP? Bahkan 70-80% traffic saya dari AMP. Mengimplementasikan AMP itu sangat penting karena salah satu SERP Enhancements yang dianjurkan Google. Jadi, selama penopang traffic utama blog2 kita adalah mesin pencari Google, tidak ada alasan untuk tidak menurutinya.

    Ingat-ingat selalu, AMP adalah satu dari sekian banyak “propaganda Google” yang biasanya diawali dari sekadar menyarankan. Usai menyarankan, bisanyanya perlahan-lahan mulai mewajibkan (entah kapan). Walau tak jarang “propaganda Google” ada yang mati di tengah jalan. Saya sendiri sebagai “penghamba Google” memilih cara aman dengan jadi early adopter AMP dan produk2 Google lain yang sedang atau akan dipropagandakan.

    **Data di gambar tersebut sebenarnya untuk performa Google Ad Exchange (AdX) alias versi “premiumnya” Adsense, tapi menurut saya bisa dijadikan acuan juga untuk melihat performa AdSense di AMP.

  2. Sudah baca beberapa diskusi, webinar, ebook, research…

    Intinya harus milih, antara #performa atau #revenue, entah itu AMP atau skrg yg trend delay script

  3. untuk sementara non amp jauh mumpuni, amp hanya membatasi creator web versi mobile. Faktanya jelas pendapatan menurun dan seringkali ditumpangi iklan selain pemilik web

Leave a comment

Your email address will not be published.