#ask…


#ask

BAGAIMANA TEKNIK INTERNAL LINK YANG SAAT INI LEBIH BAGUS?

A. Sebelumnya, saya mengalir bikin artikel saja. Lalu dikasih 1 link menuju ke artikel sebelumnya. Kemudian ditambah 3 link dengan cara mencari kalimat yang kata-katanya nyambung ke artikel lain.

Dengan teknik ini, penyebaran internal link tidak merata. Sebagian artikel dapat internal link banyak, sebagian lagi cuma dapat satu saja. Namun saya merasa antar-link lebih ”nyambung” karena dibikinnya manual. (Sedikit buang-buang waktu).

B. Setalah menggunakan plugin Yoast premium, saya menemukan fitur internal link. Penggunaannya tinggal klik dan secara otomatis menampilkan 5 internal link yang mengumpul dalam bentuk list. Sangat cocok ditempatkan di bawah artikel.

Berdasarkan artikel Yoast, kalau saya gak salah baca, mereka mengklaim fitur ini bisa bikin internal link merata. Namun saat saya cek, hanya 2–3 link yang nyambung. Sisanya nyebrang ke kategori lain (misal dari Xiaomi ke Samsung). Keuntungannya menghemat sedikit waktu.

Antara A dan B di atas lebih baik mana? Atau ada cara C?

Terima kasih.

Source

3 comments

  1. Saya lebih enak pake yg A, kebetulan pakai jg Yoast Premium emang bener kadang ngaco kalau artikel bahasannya rada beda dengan yang lain wkwk

Leave a comment

Your email address will not be published.