14 comments

  1. Elementor gk ada yng gpl.. karena dia tipe plugin yang require licensi (koneksi licensi) untuk aktivasi dan penggunaannya….

  2. Dari elementor resminya gini >> Elementor is a free software released under the GPLv3 license. When using the Elementor and Elementor Pro software, you receive all rights granted under the GPL..

    Jadi GPL yg dari elementor resminya itu berbeda dengan elementor pro GPL yang gratisan yg diprovide oleh pihak lain.
    Bedanya adalah : kalau dari yg resmi maka akan dapat update dan servicenya, sedangkan yg tidak resmi maka tidak akan dapat update apalagi service customernya.
    Resiko GPL dari luar adalah faktor keamanan, dikhawatirkan ada yang menyisipkan code atau backdoor lainnya. Namun ada juga yg tidak.

    Nah yang sering disalahpahami oleh orang-orang Indonesia adalah, mereka beli misalnya 1000 lisensi elementor pro dari yg resmi lalu menawarkan/menjual jasa instalasinya, padahal di peraturan elementor resminya ini tidak boleh dilakukan, yang boleh adalah menjual bentuk jadi landing pagenya kepada klien dengan menggunakan elementor pro, bukan jasa installnya. Tapi kita install elementor pro untuk membuat website untuk klien. Jadi si klien ini cuma terima jadi aja, dia gak bisa akses wp yg ada elementor pronya tsb.

    Kalau gak percaya cek aja web resminya. …..dan mesti memahami bahasa Inggrisnya, soalnya saya dan ada teman pernah langsung nanya ke pihak elementornya soal ini. gitu mbak.

  3. Gk ada GPL itu
    GPL yg versi free nya baru GPL 🤣
    GPL bukan berarti gratis juga
    Itu ngaku2 aja intinya itu bajakan atau nulled

  4. Tidak usah pakai elementor kalau tidak mau gpl. Elementor free atau pro lisensinya GPL juga. lihat saja halaman TOSnya

  5. Kapok MAKE YANG GPL atau istilah DAPAT DARI DEVELOPER LANGSUNG >>> Pengalaman terakhir Website Client di pasangin BACKDOOR & Di Hancur2in.

    Hanya share pengalaman nyata.

  6. pada kenyataannya GPL memang lisensi software gratis. Setahu saya, seluruh plugin dan theme di bawah wordpress memang harus GPL (ini masuk ranah idenya si pendiri wordpress), nah dalam software-software pro memang yang di jual cuma support, 1 click update, dan library. Sedangkan untuk software elementornya bebas di gunakan, di edit dan disebarkan.

    kalo pertanyaannya resiko beli elementor bukan dari source resminya, selalu ada resiko backdoor.

  7. Sy pernah install punya orang, krna ga ngerti dia. Pake key yg dia beli, mesti konek internet,.
    Key bagian depan nya tertulis GPL………

    Stlh itu baru activate, nah itu gmna tuh ori bukan? Atau nulled juga.

  8. Semua turunan wordpress itu GPL.. lisensi publik umum.. artinya bebas mau dipakai siapa saja.. yg jadi maslah adalah ketika ada update atau perlu dukungan.. maka harus menghubungi developernya..

    Jadi update-an dan dukungan yg dijual developer, bulan lisensi. Kl lisensi/ijin mah bebas mau dipakai apa aja. Cuma bahasa nya aja licence.

Leave a comment

Your email address will not be published.